Tuesday, January 29, 2013

-sayornara-




sumber: dryicons.com

"ku mulai
ku akhiri
setiap petah kata yang diucap
kamu pelengkap

jauh
kamu jauh
tapi dekat
sentiasa melekat
walau ku tak dapat
realiti ini adalah fantasi
hakiki
hanya kita mengerti

bila kau menangis
aku terhiris
mahu lihat senyumanmu yang manis
puitis


kita tak bersua
namun ku rindu
aku tak tahu kamu
rindu atau benci akan aku

izinkan aku
terus melihatmu
jauh dari hati
aku ingin memiliki
aku benci rasa ini
tapi sejuta kali
aku rindu yang dulu
seribu batu kita yang tahu

lihat kamu gembira
ibarat aku dapat cinta kita
ku simpan
ku relakan
tak mahu kamu tersiksa
hanya kita yang rasa"

mati..-

sumber usahataqwa.com
"mati
pergi
bukan mahu kembali
dan tak mungkin datang lagi
hanya sekali
bukan untuk ditangisi
sekali lagi.........
ia dekat
dekat lagi
makin dekat
mendekati
kita tak tahu
muda atau dah tua
suatu hari
pasti"

-biola kecil-

sumber:supercolouring.com
"diusik..
dibelek...
mereka nampak aku cantik
molek dari sisiku yang kecil
dihiasi tali - tali untuk digesek
pedih untuk aku
indah untuk mereka
mendengar bunyi dan irama

hari - hari ku dibawa ke hulu ke hilir
letihku mereka tidak mengerti
jutaan manusia yang mendengar iramaku
tapi aku tetap sunyi
putus tali tak berganti
meletak aku di tepi
biar
dibiarkan
usang
masa singgah di tepi
tapi tak berhenti
ku sendiri..hiasan labah - labah menemani
entah lama lagi aku di sini
ku ibarat nyawa yang mati menangisi."

Monday, January 28, 2013

-ahli mesyuarat tingkap-

"berkata dengan lidah
hanya suara sendiri yang didengar
berkata dengan benar
hanya sendiri yang sedar
mata melihat kiri dan kanan
sedarnya dalam khayalan
menunduk tanpa angguk
mendongak dengan bongkak
suara diangkat tinggi
sedar diri sendiri
mata lain hanya memandang
luahan sendiri tanpa diundang
membelek - belek buat tipuan
menulis pena tak berdakwat
kosong
luar lain 
dalamnya lain
"

Friday, January 25, 2013

-antara-

"kiri dan kanan
utara dan selatan..
ke belakang dan kehadapan
muka sama
tutup mata
hilang semuanya
dengar kata - kata nista
semua percaya
dengar kata - kata sah
semua memangkah
minta dipimpin
tapi hati kata tak hingin
kata kita satu
tapi menipu sudah beribu
otak kata tidak
mulut kata alamak
kebenaran dalam kotak
kepalsuan dalam petak
kotak dan petak
rupanya di bawak tempurung yang retak
hari- hari hambur pujian
sampai menipis iman
bila dipecah ruyung
mulut melopong
bila sagu sudah dapat
tabur janji kosong"




Kiasan

"cinta itu mati
rapuh dan mereput 
kering ia meratap
di setiap sisi yang hering
manusia melilau mencari erti hidup
pusing berpusing kita yang pening
kiri kanan utara dan selatan
alam ketawakan kita
bermegah tapi kita bukan empunyanya
jiwa mereka kosong
sedar dalam khayalan yang terkurung
kita bergerak dipandu orang
kita ulangi skrip yang sama
namun kita tak menyedarinya"