Monday, November 18, 2013

Berkasih Tanpa Kekasih

menyusun langkah 
lemah tak bermadah
aku mencari cinta kekasih
dibalutan kain putih

mengelamun di hujung mimpi
berbaitkan kata - kata hati
terhimpit dalam realiti
terhampar dalam duniawi
aku
aku.....
masih mencari
mengekori setiap bayang - bayang 
yang hanyalah
sentuhan tanpa rasa

rasakan cintaku
rasakan kasihku
aku penglipur amanah cinta yang tegar 
memalit rindu padamu
bacakan puisimu
bacakan syairmu
kau penghambat hati yang indah
menyelit kasih padaku

walau waktu tidak bersama kita
sampai bila-bila 
kisah kita tetap ada
wujud walau tak bermadah....

Saturday, October 5, 2013

Kikisan Hari

Hari yang tersembunyi
meraut di laluan masa yang tua
hanya bait - bait ingatan yang berpaut
mereput tidak mampu
Ceritera
demi ceritera
yang kosong antara perjalanan skrip - skrip buatan palsu
yang endah yang indah
keluh kesah mencipta tarian hidup yang fana
memesongkan arah yang rebah
tuntas antara kitab - kitab parameswara
Meskipun terawikh itu bukan aturan
kelam di bawah suluhan
terang di atas rembulan
bait - bait untuk pengakhiran............

Tuesday, February 12, 2013

-sisipan keluhan-

di antara serata mata
ku kaburkan helaian - helaian rambut
kata - kata yang karut
berserabut!!!!!
ketawa di tabir tangis
hati yang ditepis
wajah ditutup
tampak kerdil bila dibuka
hanya serpihan senyuman yang mekar
kala hati muram durja
bersandar di lorong kecil
mencari matahari di balik senja
andai hati ini kecil
ku pohon kuburkan aku di papan yang tiada nama
kiasan demi kiasan
bukan andaian
cuma keluhan
hari - hari yang dijalani..........

Friday, February 8, 2013

"kabut dalam kabus" +++++ "pungguk tak rindu bulan"

dewasa ini kita mengukur seribu kata yang nista
embun tegar bernyawa bila nafas dusta dihembus kala
kiasan yang mengelilingi putaran minda 
putus bersama suratan yang ada di depan mata
cintailah aku...cintailah kamu
kabut,,,kabus ada mengganguku
tambatan awan enggan melayaniku
enggan mendengar kata jujurku





selendang kuningku digenangi air
tuntas jiwanya aku capai
mayang sari datang bersama burung kecapi
hinggap sebentar di deretan pepohon noktah
bersandar di hujung ranting
tegaknya dedaunan dihimpit pawana senja
bila hilangnya senja
malam datang mengintai tempatnya
rembulan panggil pungguk
katanya rindu 
tapi pungguk merajuk
keras di sisinya 
lembut di hatinya
unggas malam yang menemaninya menari
pungguk tak rindukan bulanya lagi...........


cakkamal.wordpress.com



"kita berkata tapi maknanya kita yang rasa"

kata - kata bila otak dalam khayalan-assalamualaikum

Sunday, February 3, 2013

Selendang kuning

"cermin yang memantulkan cahaya surya itu beku
dingin malam rakus menyelimuti setiap sudut yang kaku
bila retak
hanya bayangan berselerak yang aku nampak
cermin bayangan yang bujur
ku dekati makin ia mengundur
lalu ku tutup mataku yang kabur
cermin itu sudah tiada
bekunya hanya haba yang menyala
aku rentan
kabut dalam fikiran menyatakan ia rekaan
fantasi dan mimpi dalam realiti
diriku makin menyendiri
berselindung di balik mendung
tangan - tangan kiri kanan
cuba mencari di mana erti sebenar khayalan cermin itu
hirupan teh menyedarkanku
tidaklah ada wujudnya diriku
aku kata kamu
aku kata itu tapi semunya hanyalah cebisan palsu"


Sanggupkah kau meluaskan kepercayaanmu sehingga ketahap
 semuanya tiada...yang wujud cuma dirimu? - kredits untuk  blogger Selendang Kuning

-kumbang berkejaran-

kejar
terus mengejar
janganlah gentar
menawan angin yang tegar

kita
adalah kuntuman cerita
bait - bait kelopak segar
jatuh bila waktunya
kembang dulu pada surya

kumbang - kumbang warna
datang dan perangi mereka
kita sandarkan keramat untuk perjuangan
bukan barisan yang kita harapkan


-Maafkan Sayornara-



サヨナラ


maafkan
jika aku menduka kamu
jika aku buat kamu sedih
jika kamu aku pilih

maafkan
kamu menangis kerna aku
kamu senyum kerna aku
kamu yang aku mahu


aku
sendiri yang bicara
sendiri bertepuk hilang bunyi
sendiri yang berjanji

aku
relakan kamu pergi
relakan kamu mencari erti
rela kamu tolak diri ini


sayornara
ini bukan madah
ini bukan bicara di sebalik purdah
ini kata hati bukan dusta

sayornara
aku lambai - lambai
aku takut tak sampai - sampai
aku tak tahu harapan ini akan terderai.....



Kita Bukan Sesiapa


Aku melangkah longlai dalam hujan renyai, memandang kiri kanan dan melintasi lautan manusia yang sedang leka dengan dunia khayalan yang mereka sendiri cipta. Aku merenung  wajah - wajah yang berpura - pura gembira padahal mereka adalah penduka yang tegar. Hati kecilku berbisik memerli aku, "Bukankah kau seperti mereka dahulu?"

Dunia yang kita ciptakan
Ia khayalan
Ia penuh dengan kepalsuan
Ia kosong
Ia hanya persinggahan
Mereka suka
Mereka gembira
Bila mimpi jadi kenyataan
Kenyataanya kita masih dalam mimpi!
Mimpi ini ada dalam mimpi itu
Jagakan aku
Kejutkan aku.



                                                                                                                                -Phateh Leqiu-

Friday, February 1, 2013

bila hilang

hilang..samar antara waktu
dulu...kita lihat bersama waktu berlalu
kini..bagai ada tirai benci
yang kita sendiri tak pasti

rajukmu buat diriku kaku
tiada senyuman
tiada renungan
tiada bisikan

Tuesday, January 29, 2013

-sayornara-




sumber: dryicons.com

"ku mulai
ku akhiri
setiap petah kata yang diucap
kamu pelengkap

jauh
kamu jauh
tapi dekat
sentiasa melekat
walau ku tak dapat
realiti ini adalah fantasi
hakiki
hanya kita mengerti

bila kau menangis
aku terhiris
mahu lihat senyumanmu yang manis
puitis


kita tak bersua
namun ku rindu
aku tak tahu kamu
rindu atau benci akan aku

izinkan aku
terus melihatmu
jauh dari hati
aku ingin memiliki
aku benci rasa ini
tapi sejuta kali
aku rindu yang dulu
seribu batu kita yang tahu

lihat kamu gembira
ibarat aku dapat cinta kita
ku simpan
ku relakan
tak mahu kamu tersiksa
hanya kita yang rasa"

mati..-

sumber usahataqwa.com
"mati
pergi
bukan mahu kembali
dan tak mungkin datang lagi
hanya sekali
bukan untuk ditangisi
sekali lagi.........
ia dekat
dekat lagi
makin dekat
mendekati
kita tak tahu
muda atau dah tua
suatu hari
pasti"

-biola kecil-

sumber:supercolouring.com
"diusik..
dibelek...
mereka nampak aku cantik
molek dari sisiku yang kecil
dihiasi tali - tali untuk digesek
pedih untuk aku
indah untuk mereka
mendengar bunyi dan irama

hari - hari ku dibawa ke hulu ke hilir
letihku mereka tidak mengerti
jutaan manusia yang mendengar iramaku
tapi aku tetap sunyi
putus tali tak berganti
meletak aku di tepi
biar
dibiarkan
usang
masa singgah di tepi
tapi tak berhenti
ku sendiri..hiasan labah - labah menemani
entah lama lagi aku di sini
ku ibarat nyawa yang mati menangisi."

Monday, January 28, 2013

-ahli mesyuarat tingkap-

"berkata dengan lidah
hanya suara sendiri yang didengar
berkata dengan benar
hanya sendiri yang sedar
mata melihat kiri dan kanan
sedarnya dalam khayalan
menunduk tanpa angguk
mendongak dengan bongkak
suara diangkat tinggi
sedar diri sendiri
mata lain hanya memandang
luahan sendiri tanpa diundang
membelek - belek buat tipuan
menulis pena tak berdakwat
kosong
luar lain 
dalamnya lain
"

Friday, January 25, 2013

-antara-

"kiri dan kanan
utara dan selatan..
ke belakang dan kehadapan
muka sama
tutup mata
hilang semuanya
dengar kata - kata nista
semua percaya
dengar kata - kata sah
semua memangkah
minta dipimpin
tapi hati kata tak hingin
kata kita satu
tapi menipu sudah beribu
otak kata tidak
mulut kata alamak
kebenaran dalam kotak
kepalsuan dalam petak
kotak dan petak
rupanya di bawak tempurung yang retak
hari- hari hambur pujian
sampai menipis iman
bila dipecah ruyung
mulut melopong
bila sagu sudah dapat
tabur janji kosong"




Kiasan

"cinta itu mati
rapuh dan mereput 
kering ia meratap
di setiap sisi yang hering
manusia melilau mencari erti hidup
pusing berpusing kita yang pening
kiri kanan utara dan selatan
alam ketawakan kita
bermegah tapi kita bukan empunyanya
jiwa mereka kosong
sedar dalam khayalan yang terkurung
kita bergerak dipandu orang
kita ulangi skrip yang sama
namun kita tak menyedarinya"