di antara serata mata
ku kaburkan helaian - helaian rambut
kata - kata yang karut
berserabut!!!!!
ketawa di tabir tangis
hati yang ditepis
wajah ditutup
tampak kerdil bila dibuka
hanya serpihan senyuman yang mekar
kala hati muram durja
bersandar di lorong kecil
mencari matahari di balik senja
andai hati ini kecil
ku pohon kuburkan aku di papan yang tiada nama
kiasan demi kiasan
bukan andaian
cuma keluhan
hari - hari yang dijalani..........
Tuesday, February 12, 2013
Friday, February 8, 2013
"kabut dalam kabus" +++++ "pungguk tak rindu bulan"
dewasa ini kita mengukur seribu kata yang nista
embun tegar bernyawa bila nafas dusta dihembus kala
kiasan yang mengelilingi putaran minda
putus bersama suratan yang ada di depan mata
cintailah aku...cintailah kamu
kabut,,,kabus ada mengganguku
tambatan awan enggan melayaniku
enggan mendengar kata jujurku
selendang kuningku digenangi air
tuntas jiwanya aku capai
mayang sari datang bersama burung kecapi
hinggap sebentar di deretan pepohon noktah
bersandar di hujung ranting
tegaknya dedaunan dihimpit pawana senja
bila hilangnya senja
malam datang mengintai tempatnya
rembulan panggil pungguk
katanya rindu
tapi pungguk merajuk
keras di sisinya
lembut di hatinya
unggas malam yang menemaninya menari
pungguk tak rindukan bulanya lagi...........
"kita berkata tapi maknanya kita yang rasa"
kata - kata bila otak dalam khayalan-assalamualaikum
putus bersama suratan yang ada di depan mata
cintailah aku...cintailah kamu
kabut,,,kabus ada mengganguku
tambatan awan enggan melayaniku
enggan mendengar kata jujurku
selendang kuningku digenangi air
tuntas jiwanya aku capai
mayang sari datang bersama burung kecapi
hinggap sebentar di deretan pepohon noktah
bersandar di hujung ranting
tegaknya dedaunan dihimpit pawana senja
bila hilangnya senja
malam datang mengintai tempatnya
rembulan panggil pungguk
katanya rindu
tapi pungguk merajuk
keras di sisinya
lembut di hatinya
unggas malam yang menemaninya menari
pungguk tak rindukan bulanya lagi...........
![]() |
| cakkamal.wordpress.com |
"kita berkata tapi maknanya kita yang rasa"
kata - kata bila otak dalam khayalan-assalamualaikum
Sunday, February 3, 2013
Selendang kuning
"cermin yang memantulkan cahaya surya itu beku
dingin malam rakus menyelimuti setiap sudut yang kaku
bila retak
hanya bayangan berselerak yang aku nampak
cermin bayangan yang bujur
ku dekati makin ia mengundur
lalu ku tutup mataku yang kabur
cermin itu sudah tiada
bekunya hanya haba yang menyala
aku rentan
kabut dalam fikiran menyatakan ia rekaan
fantasi dan mimpi dalam realiti
diriku makin menyendiri
berselindung di balik mendung
tangan - tangan kiri kanan
cuba mencari di mana erti sebenar khayalan cermin itu
hirupan teh menyedarkanku
tidaklah ada wujudnya diriku
aku kata kamu
aku kata itu tapi semunya hanyalah cebisan palsu"
“Sanggupkah kau meluaskan kepercayaanmu sehingga ketahap
semuanya tiada...yang wujud cuma dirimu? - kredits untuk blogger Selendang Kuning
dingin malam rakus menyelimuti setiap sudut yang kaku
bila retak
hanya bayangan berselerak yang aku nampak
cermin bayangan yang bujur
ku dekati makin ia mengundur
lalu ku tutup mataku yang kabur
cermin itu sudah tiada
bekunya hanya haba yang menyala
aku rentan
kabut dalam fikiran menyatakan ia rekaan
fantasi dan mimpi dalam realiti
diriku makin menyendiri
berselindung di balik mendung
tangan - tangan kiri kanan
cuba mencari di mana erti sebenar khayalan cermin itu
hirupan teh menyedarkanku
tidaklah ada wujudnya diriku
aku kata kamu
aku kata itu tapi semunya hanyalah cebisan palsu"
“Sanggupkah kau meluaskan kepercayaanmu sehingga ketahap
semuanya tiada...yang wujud cuma dirimu? - kredits untuk blogger Selendang Kuning
-kumbang berkejaran-
kejar
terus mengejar
janganlah gentar
menawan angin yang tegar
kita
adalah kuntuman cerita
bait - bait kelopak segar
jatuh bila waktunya
kembang dulu pada surya
kumbang - kumbang warna
datang dan perangi mereka
kita sandarkan keramat untuk perjuangan
bukan barisan yang kita harapkan
terus mengejar
janganlah gentar
menawan angin yang tegar
kita
adalah kuntuman cerita
bait - bait kelopak segar
jatuh bila waktunya
kembang dulu pada surya
kumbang - kumbang warna
datang dan perangi mereka
kita sandarkan keramat untuk perjuangan
bukan barisan yang kita harapkan
-Maafkan Sayornara-
サヨナラ
maafkan
jika aku menduka kamu
jika aku buat kamu sedih
jika kamu aku pilih
maafkan
kamu menangis kerna aku
kamu senyum kerna aku
kamu yang aku mahu
aku
sendiri yang bicara
sendiri bertepuk hilang bunyi
sendiri yang berjanji
aku
relakan kamu pergi
relakan kamu mencari erti
rela kamu tolak diri ini
sayornara
ini bukan madah
ini bukan bicara di sebalik purdah
ini kata hati bukan dusta
sayornara
aku lambai - lambai
aku takut tak sampai - sampai
aku tak tahu harapan ini akan terderai.....
Kita Bukan Sesiapa
Aku
melangkah longlai dalam hujan renyai, memandang kiri kanan dan melintasi lautan
manusia yang sedang leka dengan dunia khayalan yang mereka sendiri cipta. Aku merenung wajah - wajah yang berpura - pura gembira
padahal mereka adalah penduka yang tegar. Hati kecilku berbisik memerli aku,
"Bukankah kau seperti mereka dahulu?"
Dunia yang kita ciptakan
Ia khayalan
Ia penuh dengan kepalsuan
Ia kosong
Ia hanya persinggahan
Mereka suka
Mereka gembira
Bila mimpi jadi kenyataan
Kenyataanya kita masih dalam mimpi!
Mimpi ini ada dalam mimpi itu
Jagakan aku
Kejutkan aku.
-Phateh Leqiu-
Friday, February 1, 2013
bila hilang
hilang..samar antara waktu
dulu...kita lihat bersama waktu berlalu
kini..bagai ada tirai benci
yang kita sendiri tak pasti
rajukmu buat diriku kaku
tiada senyuman
tiada renungan
tiada bisikan
Subscribe to:
Comments (Atom)
.jpg)
.jpg)